Aspek sosial dari penutupan tambang hingga saat ini tetap menjadi tantangan bagi sebagian besar perusahaan tambang. Sehingga, menemukan cara yang efektif untuk mengelolanya menjadi sangat penting bagi industri ini. Hal ini mendorong Aleksandra Kozłowska-Woszczycka dan Katarzyna Pactwa untuk menelitinya lalu mengusulkan pendekatan berdasarkan keterlibatan masyarakat dalam proses penutupan tambang dengan memerkenalkan konsep Social License for Closure (SLC) dalam artikel berjudul Social License for Closure—A Participatory Approach to the Management of the Mine Closure Process. Dengan melibatkan masyarakat, SLC memberikan suara kepada kelompok-kelompok masyarakat yang terdampak, serta memungkinkan perusahaan tambang mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan mereka untuk memastikan transisi yang adil. Artikel yang terbit di jurnal Sustainability Vol. 14, tanggal 28 Mei 2022 tersebut didasarkan pada contoh Polandia, negara yang menghadapi tantangan luar biasa dalam menutup tambang-tambang batubaranya. Namun, tantangan itu harus dihadapi karena melibatkan pemangku kepentingan dalam proses perencanaan penutupan tambang adalah satu-satunya gagasan yang sesuai dengan tanggung jawab sosial perusahaan di industri ini.
Melibatkan Pemangku Kepentingan dalam Penutupan Tambang
Sign Up for Our Newsletters
Get notified of the best deals on our magazine.