Dunia yang sedang berhadapan dengan bahaya krisis iklim menuntut penurunan emisi dalam kecepatan yang tinggi. Lantaran emisi dari sumber pembangkit listrik batubara sangatlah tinggi, maka sorotan terhadap rantai nilai sektor ini sangatlah tinggi. Salah satu wujudnya adalah tuntutan untuk menghentikan pembiayaannya kepada para investor dan bank. Laporan Mongabay Indonesia, Meski Telah Berkomitmen Iklim, Perbankan Indonesia Masih Tetap Salurkan Pinjaman ke Sektor Batu Bara, menunjukkan bahwa koalisi masyarakat sipil baru-baru ini telah menghitung jumlah uang yang digelontorkan bank-bank nasional kepada industri batubara. Antara tahun 2015 hingga 2021 besarannya mencapai USD3,5 miliar atau setara dengan Rp52,5 triliun, yang mana dianggap bertentangan dengan pernyataan komitmen bank-bank tersebut—yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BCA—untuk menerapkan keuangan berkelanjutan.
Bank Nasional dan Pembiayaan untuk Sektor Batubara
Sign Up for Our Newsletters
Get notified of the best deals on our magazine.