Dengan kebutuhan akan mineral dan logam yang meningkat pesat, inovasi dalam industri pertambangan sangatlah diperlukan untuk menjawabnya. Salah satu di antara inovasi untuk meningkatkan volume mineral dan logam yang sangat dibutuhkan bagi dekarbonisasi dunia adalah penambangan di laut dalam. Namun, sama dengan penambangan di daratan yang bisa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan seperti deforestasi, penambangan di lautan juga demikian. Laporan The New York Times yang berjudul Battle Over Deep-Sea Mining Takes on New Urgency as Trial Run Winds Down, menggambarkan tentang kekhawatiran berbagai pihak, terutama para aktivis lingkungan, terkait dampak ini di terkait dengan rencana penambangan mangan, nikel, dan kobalt oleh perusahaan Kanada, Metals Company, di perairan internasional antara Hawaii dan Meksiko.
Menimbang Dampak Pertambangan di Laut Dalam
Sign Up for Our Newsletters
Get notified of the best deals on our magazine.